Mengenal Olahraga Renang

Table of Contents

Pengertian Dan Sejarah Renang

Renang atau olahraga renang adalah suatu olahraga atau perlombaan yang melombakan kecepatan atlet dalam berenang. Olahraga renang sudah ada sejak zaman Romawi kuno. Dulu tentara Romawi dilatih berenang dengan menggunakan pakaian perang yang lengkap, hal ini bertujuan untuk menambah keterampilan yang dimiliki para tentara.


Perlombaan renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sekitar tahun 1837, olahraga renang mulai dikenal di Inggris. Sebelum Indonesia merdeka, keberadaan kolam renang yang memiliki ukuran standar sudah ada, misalnya kolam renang Cihampelas Bandung dibangun pada tahun 1904 dan kolam renang Cikini Jakarta serta kolam renang di Jawa Timur. Tetapi kolam-kolam tersebut hanya untuk kalangan penjajah dan pengusaha, kalaupun ada untuk masyarakat umum harga tanda masuknya sangat tidak terjangkau.



Pengertian Renang Menurut Tokoh Atau Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian renang menurut beberapa ahli atau tokoh, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Menurut Muhajir renang adalah suatu olahraga menyehatkan, karena dalam berenang semua otot tubuh bergerak dan menyebabkan seluruh otot berkembang dengan pesat.
  • Budiningsih renang adalah salah satu olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan di dalam air.
  • Menurut Abdoelah renang adalah suatu olahraga yang dilakukan di dalam air.
  • Menurut Erlangga renang adalah olahraga air yang sangat menyenangkan dan bermanfaat, terutama bagi kekuatan otot tubuh, paru-paru, dan jantung.


Macam-macam gaya dalam Berenang

Dalam berenang, dikenal beberapa jenis gaya diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. renang gaya bebas (free style)
  2. renang gaya punggung (back stroke)
  3. renang gaya kupu-kupu (butterfly)
  4. renang gaya dada (breast stroke)

Penting !!!

peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia yang bernama Federasi Renang Internasional (FINA).

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.



Kolam Renang

Ukuran Kolam Renang

  1. Panjang kolam renang 50 meter dan lebar kolam renang 21 meter.
  2. Kedalaman air kolam renang minimal 1 meter, kecuali untuk kejuaraan dunia dan olimpiade, kedalaman air minimal adalah 2 meter.
  3. Lebar lintasan kolam renang adalah 2,5 meter dengan terdapat 8 lintasan.

Dinding Kolam Renang

Dinding kolam renang harus sejajar dan tegak lurus terhadap permukaan air. Dalam perlombaan internasional atau perlombaan yang penting, papan sentuh pengukur waktu otomatis dipasang di kedua sisi dinding kolam dengan ketebalan papan sentuh adalah 1 cm.


Tempat Berpijak dan Waktu Istirahat

Di seluruh pinggiran dinding kolam boleh dibuat tempat berpijak pada waktu istirahat setidaknya 1,20 meter di bawah permukaan air.


Tali Lintasan

Tali lintasan dipasang dengan kuat sepanjang 50 meter, setiap tali lintasan dipasang pelampung berderet rapat. Sepanjang 5 meter pada bagian ujung diberi warna yang jelas untuk petunjuk bagi perenang


Tempat Start

Tempat start dibuat setinggi antara 0,50 meter sampai dengan 0,75 meter dengan kemiringan 10 derajat, permukaan tempat start berukuran 0,50 m x 0,50 m.


ukuran kolam renang

Manfaat Renang Bagi Tubuh

Terdapat beberapa manfaat berenang bagi tubuh, diantaranya adalah sebagai berikut

Meningkatkan kualitas jantung dan peredaran darah

Dengan berenang kita dapat meningkatkan kualitas jantung serta peredaran darah kita. Jantung merupakan organ tubuh yang bertugas memompa darah agar mengalir ke seluruh tubuh, sedangkan darah tersebut mengangkut sari – sari makanan dan oksigen yang membantu dalam proses pembakaran serta menghasilkan energi yang diperlukan untuk bergerak.


Meningkatkan kapasitas vital paru-paru

Dengan berenang kita dapat meningkatkan kapasitas vital paru-paru kita. Seperti yang kita ketahui bahwa paru-paru berfungsi untuk mengambil oksigen yang sangat diperlukan dalam proses oksidasi (pembakaran) dalam tubuh. Dengan berenang, kita akan melatih kerja paru – paru dan meningkatkan kemampuan paru-paru untuk mengambil oksigen yang banyak. Dengan terpenuhinya oksigen maka proses pembakaran dalam tubuh menjadi lancar sehingga energi yang diperlukan dapat terpenuhi.


Mempengaruhi otot menjadi berisi

Dengan berenang kita juga dapat membuat otot semakin berisi, karena ketika berenang akan terjadi gerakan otot yang dinamis dan otot akan bekerja terus menerus. Hal ini akan membuat serabut otot bertambah banyak dan bertambah kuat. Sehingga otot – otot tubuh akan kelihatan lebih berisi atau padat.



Hal-hal yang Harus diperhatikan dalam Renang

Beberapa hal yang harus kita perhatikan baik sebelum dan sesudah berenang adalah sebagai berikut.

Apa Yang Harus Dilakukan Sebelum Berenang

Sebelum berenang kita harus melakukan atau memperhatikan hal-hal berikut ini

  1. Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang – kekang otot pada saat berenang. Pemanasan senam bisa dilakukan dengan cara menggerak – gerakan badan (senam kecil) atau dengan berlari – lari kecil.
  2. Mandi pada air pancuran yang tersedia sebelum masuk ke kolam renang. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa tubuh dalam keadaan bersih dan tubuh dapat menyesuaikan dengan suhu air.
  3. Latihlah irama kaki terlebih dahulu, sebelum bentuk – bentuk latihan lainnya.
  4. Ukurlah kemampuan diri atau disesuaikan dengan kemampuannya.
  5. Memakai pakaian renang yang berwarna (tidak putih) karena air kolam dapat menyebabkan pakaian berwarna putih berubah menjadi kekuning – kuningan (mangkak)
  6. Berjalan – jalan terlebih dahulu di dalam kolam dengan ke dalaman yang cocok merupakan kesenangan yang menarik.
  7. Jangan berenang dalam keadaan perut kosong atau terlalu kenyang. Karena dalam berenang diperlukan banyak tenaga dan apabila perut terlalu kenyang maka beban tubuh menjadi lebih berat.

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah Berenang

Setelah sebelumnya kita mengetahui apa yang harus kita lakukan atau perhatikan sebelum berenang, berikut ini adalah apa saja yang harus kita perhatikan atau lakukan setelah atau sesudah berenang.

  1. Membasuh mata agar bersih dari kotoran. Hal ini perlu dilakukan karena air di dalam kolam renang biasanya kotor dan mengandung kaporit.
  2. Jika telinga kemasukan air, diusahakan air bisa keluar kembali sambil loncat–loncat atau dengan cara yang lain.
  3. Keringkan pakaian renang di tempat yang teduh (tidak panas)
  4. Istirahat cukup
  5. Makan cukup