Widget HTML #1

Mengenal Jenis-Jenis Kelompok Kepentingan

Jenis-Jenis Kelompok Kepentingan

Terdapat empat jenis kelompok kepentingan menurut Gabriel A. Almond, yaitu sebagai berikut
  1. Kelompok Anomic
  2. Kelompok Non Assosiasional
  3. Kelompok Institusional
  4. Kelompok Assosiasional


1. Kelompok Anomic

Kelompok anomic adalah kelompok yang terbentuk di antara unsur-unsur dalam masyarakat secara spontan dan hanya seketika.


Kelompok kepentingan anomic tidak memiliki nilai-nilai dan norma-norma yang mengaturnya.


Kelompok anomic sering tumpang tindih dengan bentuk-bentuk partisipasi politik nonkonvensional, seperti demonstrasi, kerusuhan, dan tindak kekerasan politik.



2. Kelompok Non Assosiasional

Kelompok non assosiasional adalah kelompok yang termasuk kategori kelompok masyarakat awam atau belum maju dan tidak terorganisir rapi dan kegiatannya bersifat temporer.


Wujud kelompok kepentingan non assosiasional adalah kelompok keluarga, keturunan, etnik, regional yang menyatakan kepentingan secara kadang kala melalui individu-individu, kepala keluarga, atau pimpinan agama.



3. Kelompok Institusional

Kelompok institusional adalah kelompok formal yang memiliki struktur, visi, misi, tugas, dan fungsi, serta sebagai artikulasi kepentingan.


Contoh kelompok Institusional adalah partai politik, korporasi bisnis, badan legislatif, militer, dan birokrasi.



4. Kelompok Assosiasional

Kelompok assosiasional adalah kelompok yang terbentuk dari masyarakat dengan fungsi untuk mengartikulasi kepentingan anggotanya kepada pemerintah atau perusahaan milik modal.


Contoh kelompok Assosiasional adalah serikat buruh, KADIN, Paguyuban, MUI, NU, Muhammadiyah, dan KWI.