Widget HTML #1

Memahami Pengertian Sistem Politik

Sistem Politik

Setiap negara pasti mempunyai tujuan nasional yang hendak diwujudkannya.


Dalam upaya untuk mewujudkan tujuan nasional ini, setiap negara mempunyai cara-cara tertentu yang ingin ditempuhnya.


Contoh tindakan yang mencerminkan pelaksanaan sistem politik dalam negara adalah upaya pencapaian tujuan nasional suatu negara yang bersangkutan.


Apa pengertian sistem politik?


Pengertian Sistem Politik

Sistem politik berasal dari dua kata, yaitu sistem dan politik.


Agar dapat memahami pengertian sistem politik, maka kita terlebih dahulu harus mengetahui arti kata sistem dan politik.



Pengertian Sistem

Menurut Pamudji, sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisasi, suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan, atau keseluruhan yang kompleks dan utuh.


Sistem dapat juga diartikan sebagai kumpulan fakta, pendapat, kepercayaan, dan lain-lain yang disusun dalam suatu cara yang teratur.



Pengertian Politik

Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis.


Polis adalah kota yang berstatus negara atau negara kota. Segala kegiatan yang dijalankan oleh polis adalah demi kelestarian dan perkembangannya.


Secara umum, politik dapat diartikan macam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik atau negara yang menyangkut kemaslahatan hidup seluruh warga negara.


Politik pada dasarnya berbicara tentang tujuan-tujuan masyarakat, bukan tujuan pribadi. Sebab itu, politik sebagian besar melibatkan kegiatan partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan tidak menutup kemungkinan bagi kegiatan-kegiatan yang bersifat perseorangan.


Berdasarkan pengertian dua kata sistem dan politik yang telah disebutkan di atas, dapat kita katakan bahwa sistem politik merupakan alokasi dari nilai-nilai yang bersifat paksaan atau dengan kewenangan dan mengikat masyarakat sebagai suatu keseluruhan.

Berdasarkan pengertian sistem politik di atas, seorang tokoh politik bernama David Easton mengemukakan pendapat sebagai berikut.


Sistem politik dapat diperkenalkan sebagai interaksi yang diabstraksikan dari seluruh tingkah laku sosial melalui nilai-nilai yang dialokasikan secara otoritatif kepada masyarakat.

Dengan begitu dapat dikatakan bahwa sistem politik adalah suatu mekanisme seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungannya satu sama lain yang menunjukkan suatu proses yang ajek, yang mengandung dimensi waktu, yaitu masa lampau, kini, dan mendatang.


Yang disebut proses dalam ilmu politik biasanya digambarkan sebagai segenap faktor sosiopolitis yang mempengaruhi dan memberikan corak pada negara dan pemerintah.


Yang menjadi titik berat dari sistem politik adalah pada aspek dinamikanya.


Dinamika politik disandarkan pada negara dalam keadaannya yang bergerak sebagai suatu lembaga yang mempengaruhi kehidupan politik.


Disamping itu, aspek dinamika juga melihat adanya pengaruh kekuatan-kekuatan sosial politik dan ekonomi yang dominan dalam kehidupan politik masyarakat.