Pengertian Air Sadah
Pengertian Air Sadah, Penyebab dan Jenis Kesadahan
Air termasuk dalam unsur terpenting dalam kehidupan. Air tersedia secara alami dan dapat kita peroleh dari air tanah, air hujan, dan lain sebagainya.
Air alam mengandung banyak jenis mineral tergantung dari asal air itu.
Contoh air yang berasal dari tanah dan batuan dapat mengandung mineral kalsium sulfat (CaSO4), kalsium hidrogen karbonat Ca(HCO3)2, magnesium sulfat (MgSO4), dan magnesium hidrogen karbonat Mg(HCO3)2.
Air yang mengandung ion Ca2+ dan ion Mg2+ dalam kadar yang banyak disebut air sadah (hard water).
Air sadah dapat menyebabkan sabun sukar atau sulit berbuih karena ion-ion Ca2+ dan Mg2+ mengendapkan sabun dan membentuk apa yang disebut scum. Sedangkan air yang sedikit atau sama sekali tidak mengandung ion Ca+ dan Mg+ disebut air lunak atau soft water.
Air sadah disebabkan oleh adanya senyawa kalsium hidrogen karbonat.
Senyawa kalsium hidrogen karbonat terbentuk pada saat air hujan meresap ke dalam batu kapur yang mengandung senyawa kalsium karbonat (CaCO3).
Kalsium karbonat tidak larut dalam air, tetapi air hujan yang sedikit asam karena mengandung karbon dioksida dapat bereaksi dengan batu kapur menghasilkan kalsium hidrogen karbonat yang dapat larut dalam air. Reaksi yang terjadi dapat kita tulis sebagai berikut.
CaCO3(s)(batu kapur) + CO2(g) + H2O(l)(air hujan) → Ca(HCO3)2(aq)(kalsium hidrogen karbonat)
Kesadahan air secara umum dapat dibagi menjadi dua, atau dibedakan menjadi dua, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap.
- Kesadahan sementara atau temporary hardness disebabkan oleh garam-garam hidrogen karbonat, yaitu Ca(HCO3)2 atau Mg(HCO3)2.
- Kesadahan tetap atau permanent hardness disebabkan oleh garam CaSO4, CaCl2, MgSO4, dan MgCl2.
Penghilangan Kesadahan
Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan mendidihkan air tersebut, karena garam karbonat mengendap pada pemanasan.
Ca(HCO3)2(aq) →(pemanasan)→ CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l)
Adapun kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan cara-cara berikut.
a. Proses soda-kapur
Pada proses soda-kapur, air sadah direaksikan dengan soda Na2CO3 dan kapur Ca(OH)2, sehingga ion-ion Ca2+ dan Mg2+ diendapkan.
Ca(HCO3)2(aq) + Ca(OH)2(aq) → 2CaCO3(s) + 2H2O(l)
MgSO4(aq) + Ca(OH)2(aq) → Mg(OH)2(s) + CaSO4(aq)
CaSO4(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + Na2SO4(aq)
b. Proses zeolit
Di proses zeolit, air sadah dialirkan melalui natrium zeolit, sehingga ion-ion Ca2+ dan Mg2+ akan diikat zeolit menggantikan ion Na+ membentuk kalsium atau magnesium zeolit.
c. Distilasi atau penyulingan
Proses distilasi atau penyulingan relatif mahal khususnya untuk produksi dalam jumlah besar.
d. Menggunakan resin penukar ion
Resin penukar ion saat ini banyak digunakan untuk melunakkan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri.
Resin penukar ion mengandung ion-ion natrium bebas. Jika air sadah dimasukkan melalui resin penukar ion, maka resin akan menahan ion-ion kalsium dan magnesium. Sehingga dapat diperoleh air lunak yang tidak mengandung ion kalsium dan magnesium, tetapi mengandung ion natrium yang tidak menimbulkan kesadahan.
Regenerasi resin penukar ion dilakukan dengan mengalirkan larutan natrium klorida pekat melalui kolom. Air lunak yang dihasilkan dari proses ini mengandung ion natrium dalam kadar yang relatif tinggi.
Keuntungan Dan Kerugian Dari Air Sadah
Kalian pasti tahu sumur yang biasa kalian temukan di rumah-rumah. Air sumur merupakan salah satu contoh air sadah. Air sadah dapat menguntungkan dan merugikan bagi kehidupan kita.
a. Keuntungan yang dapat diperoleh dari air sadah
Keuntungan dari air sadah adalah .- Mempunyai rasa yang lebih baik daripada air lunak
- Menyediakan kalsium yang diperlukan tubuh, misalnya untuk pembentukan gigi dan tulang.
- Senyawa timbal dari pipa air lebih sulit larut dalam air sadah. Timbal merupakan racun bagi tubuh.
b. Kerugian yang ditimbulkan air sadah
Kerugian dari pemanfaatan air sadah adalah sebagai berikut.- Memboroskan sabun, hal ini dikarenakan air sadah menggumpalkan sabun membentuk scum, sehingga sabun tidak akan berbuih sebelum ion Ca2+ dan Mg2+ mengendap.
- Scum dapat meninggalkan noda pada pakaian, sehingga pakaian menjadi kusam.
- Menimbulkan batu ketel. Batu ketel adalah sejenis karang yang terbentuk pada dasar ketel. Adanya batu ketel dapat menyebabkan penghantaran panas dari ketel ke air berkurang, sehingga akan memboroskan penggunaan bahan bakar. Disamping itu, batu ketel dapat menyumbat pipa saluran air panas, seperti pada radiator.
Materi Terkait
- 1 Pengertian Air Sadah
- 2 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Natrium
- 3 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Magnesium
- 4 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Aluminium
- 5 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Besi dan Baja
- 6 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Nikel dan Tembaga
- 7 Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam dan Senyawanya Timah, Krom, dan Emas