Mengenal Istilah dan Macam-macam Pengalamatan di Internet
Pengalamatan di Internet
Berbicara tentang pengalamatan, kalian pasti tahu, jika kita ingin mengunjungi rumah teman, kita harus mengetahui alamat rumah teman tersebut. Disini saya mengasumsikan bukan sudah tahu rumahnya ya.
Jadi sama seperti komputer. Komputer juga menggunakan istilah pengalamatan untuk menandakan keunikan suatu komputer yang terkoneksi dalam suatu jaringan.
Contoh alamat situs di internet adalah www.google.co.id. Jadi penulisan www, tanda titik yang kita sebut dot, dan com adalah salah satu aturan dalam penulisan alamat situs di internet.
Tentu saja kita tidak hanya menggunakan alamat situs. Jika alamat situs dapat kita bayangkan sebagai sebuah nama toko, maka nomor RT/RW dan nomor rumah adalah alamat IP address.
Alamat di internet disebut sebagai URL atau Uniform Resources Locator. URL sendiri terbagi atas tiga jenis yaitu
- Internet Protocol Address (alamat Internet Protokol/alamat IP)
- Domain Name System Address (DNS Address)
- E-mail Address (alamat e-mail)
Disini kita akan membahas ketiga bagian URL tersebut.
1. Alamat Protokol Internet (IP)
Sama seperti rumah, tiap komputer yang terkoneksi dalam jaringan juga memiliki nomor identitas. Nomor identitas ini yang kita sebut sebagai alamat Internet Protokol atau Internet Protocol Address.
Alamat Protokol Internet sering disebut alamat IP. Alamat IP dapat dituliskan menggunakan bilangan biner atau bilangan desimal.
Bilangan biner adalah bilangan yang dibuat hanya menggunakan kombinasi bilangan 0 dan 1 saja.
Bilangan desimal adalah bilangan yang dibuat menggunakan kombinasi angka 0 hingga 9.
Jika kita menuliskan alamat IP menggunakan bilangan biner, maka alamat IP ditulis dalam bentuk 32 bit angka biner. Aturan penulisan alamat secara biner adalah antar delapan bit angka biner dipisahkan dengan tanda titik titik(.).
Secara umum, penulisan alamat IP menggunakan angka biner adalah sebagai berikut xxxxxxxx. xxxxxxxx. xxxxxxxx. xxxxxxxx. Notasi x ini merupakan bilangan biner entah 0 atau 1.
Jika ditulis menggunakan bilangan desimal, alamat IP dapat dibuat dalam bentuk empat kelompok bilangan desimal. Dimana antar kelompok bilangan desimal dipisah menggunakan tanda titik.
Secara umum, penulisan alamat IP menggunakan bilangan desimal adalah sebagai berikut xxx.xxx.xxx.xxx. Notasi x adalah bilangan yang diambil dari bilangan 0 sampai 9. Contoh penulisan alamat IP adalah 192.168.1.129.
Alamat IP terbagi menjadi dua bagian, yaitu network ID dan host ID.
Network ID adalah bagian yang menentukan alamat jaringan komputer.
Host ID adalah penanda alamat host atau server.
Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan skema bagian alamat IP di bawah ini.
| Network ID | Host ID |
| 192 168 1 | 129 |
Jadi, alamat IP menunjukkan nama komputer beserta jaringan tempat komputer tersebut berada. Dengan adanya alamat IP, maka komunikasi antarkomputer dapat dilakukan.
Alamat IP diisikan pada kotak Internet Protocol (TCP/IP) Properties yang berada pada Control Panel\Network and Internet\Network Connections
Perlu kalian tahu, bahwa masing-masing kelompok angka tersebut tidak boleh lebih besar dari 255.
Pada gambar di atas, kita dapat lihat bahwa terdapat angka-angka yang diisikan di IP Address, Subnet mask, Default Gateway, Preferred DNS server, dan Alternate DNS server.
IP Address dan Subnet mask digunakan untuk membangun jaringan komputer secara lokal. Default Gateway, Preferred DNS server, dan Alternate DNS server digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet.
Bagi komputer, alamat IP sudah lebih dari cukup untuk mengantar pengguna mengunjungi suatu situs. Akan tetapi, bagi manusia tentu alamat IP tidak praktis untuk digunakan. Selain tidak mudah diingat, setiap alamat situs memiliki IP khusus sehingga tidak praktis saat kita ingin mengunjungi beberapa situs.
Karena sulitnya mengingat IP Address, maka dikembangkan teknologi Domain Name System Address atau lebih kita kenal sebagai DNS Address.
b. Domain Name System Address (DNS Address)
DNS Address adalah cara pengalamatan komputer berdasarkan nama kelompok. Kelompok disini mengacu pada kelompok wilayah geografi maupun bentuk institusi.
Berbeda dengan penulisan alamat IP, DNS menggunakan huruf alphabet untuk menyatakan alamat situs.
Contoh penulisan alamat situs yang digunakan adalah
Protokol://domain/direktori/file.
Sebagai contoh, http://www.universitasindo.com/tes/latihan. Penulisan DNS di atas memiliki makna tertentu, yaitu:
- http adalah protokol
- www.universitasindo.com adalah nama server atau komputer yang menyediakan layanan
- tes adalah nama direktori atau folder
- latihan adalah nama file
Catatan
Http merupakan singkatan dari hyper text transfer protocol yang berfungsi untuk mendefinisikan dan menjelaskan cara server dan client berinteraksi saat melakukan pengiriman dan penerimaan dokumen web.
WWW adalah singkatan dari World Wide Web adalah yaitu sebuah fasilitas internet yang menghubungkan dokumen dalam lingkup lokal maupun jarak jauh.
DNS menggunakan arsitektur hierarki dalam memberi nama. Hierarki DNS dapat kita digambarkan sebagai berikut
- Domain dapat berarti Top Level Domain (TLD)
- Second Level Domain (termasuk Third Level Domain dan seterusnya)
- Host Name
Di atas TLD terdapat Root-Level Domain, atau domain tingkat paling atas.
Perhatikan penjelasan tentang perbedaan Root-Level Domain, Top Level Domain (TLD), dan Second Level Domain (SLD) di bawah ini.
1. Root-Level Domain
Root-Level Domain, adalah tingkat paling atas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top Level Domain (TLD)
Top Level Domain atau TLD adalah kode kategori organisasi atau negara. Contoh Top Level Domain atau TLD adalah .co, .com, .net, .org, .edu, dan .gov.
Istilah .org, .com, .net, atau .gov memiliki makna tertentu. Berikut ini saya sajikan beberapa contoh TLD beserta maknanya berikut.
- .com (commercial)
.com artinya domain yang digunakan secara commercial. Domain ini menandakan situs milik perusahaan komersial, contoh https://www.komputerku.com/ - .gov (government)
.gov artinya domain yang digunakan milik pemerintah, misalnya https://www.whitehouse.gov/ - .edu (education)
.edu artinya domain yang digunakan untuk tujuan pendidikan, misalnya https://www.mit.edu/ - .mil (military)
.mil artinya domain yang digunakan untuk situs yang bersifat militer, misalnya http://www.abri.mil.id/ - .org (organization)
.org artinya domain yang digunakan untuk situs yang bersifat keorganisasian, misalnya http://www.wikipedia.org/
Selain TLD yang telah disebutkan di atas, ada juga domain yang bersifat geografis (negara), misalnya .it, .uk, , .eu, .id, dan .my. Notasi .it menandakan situs negara Italia. Notasi .uk, .eu, .id, dan .my berturut-turut menandakan situs negara Inggris, Eropa, Indonesia, dan Malaysia.
Meskipun merupakan situs negara Italia, Inggris, Indonesia, atau Malaysia bukan berarti server atau pusat data yang digunakan harus terletak di negara yang bersangkutan. Misalnya, suatu situs yang memiliki domain .id, bukan berarti server yang digunakan pasti berada Indonesia.
3. Second Level Domain
Second Level Domain atau SLD dapat berupa host atau subdomain.
Subdomain yang dikenal di Indonesia misalnya co.id (lembaga komersial), net.id (Internet Service Provider/ISP), ac.id (universitas), sch.id (sekolah), or.id (lembaga nonkomersial), dan web.id (situs pribadi). Contoh Second Level Domain yaitu .sch pada alamat www.smktelkom-mlg.sch.id.
c. Alamat E-Mail
Pengalamatan URL jenis e-mail ini digunakan untuk mengirimkan dan menerima e-mail.
Salah satu ciri alamat ini adalah penggunaan tanda @, yang dibaca at. Sebagai contoh adalah segalaserbaserbi@gmail.com. segalaserbaserbi disebut nama pemilik e-mail atau user name, sedangkan gmail.com adalah situs penyedia layanan e-mail yang digunakan.
Artikel Terkait
- 1 Mengenal Istilah-Istilah, Jenis, Penggolongan, dan Wilayah Jaringan Komputer
- 2 Sejarah Perkembangan Jarul Telekomunikasi atau Internet
- 3 Mengenal Notasi Kecepatan Transfer Data
- 4 Mengenal Istilah dan Macam-macam Pengalamatan di Internet
- 5 Mengenal Perangkat Keras Komputer untuk Mengakses Internet
- 6 Macam-macam Jenis Modem
- 7 Mengenal Tentang Internet Service Provider (ISP)
- 8 Metode dan Cara Mengakses Internet
- 9 Cara Akses Internet Menggunakan Modem Telepon Seluler
- 10 Akses Internet Menggunakan Jaringan LAN (Local Area Network) dan Wifi